TANGERANG SELATAN – Si jago merah mengamuk di kawasan Jalan Wahid Hasyim, Kelurahan Jurang Mangu, Kecamatan Pondok Aren, pada Minggu (01/02/2026) malam. Kebakaran besar tersebut menghanguskan sebuah bangunan rumah dekorasi dan deretan ruko bahan pakaian dengan total luas area mencapai ± 2.000 m².
Informasi yang dihimpun dari laporan resmi UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pos Ciledug menyebutkan bahwa laporan pertama kali diterima dari seorang warga, Ibu Yanka, pada pukul 17:50 WIB. Petugas bergerak cepat dan tiba di lokasi sepuluh menit kemudian untuk langsung melakukan pemadaman.
Api yang dipicu oleh konsleting listrik tersebut merambat dengan sangat cepat lantaran banyaknya material tekstil dan bahan dekorasi yang mudah terbakar di dalam bangunan.
Mengingat besarnya skala api, operasi pemadaman melibatkan koordinasi lintas wilayah. Sebanyak 23 unit pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi, yang terdiri dari:
• UPT Ciledug: 3 Unit (10 Personel)
• UPT Pinang: 2 Unit (7 Personel)
• BPBD Tangsel: 10 Unit
• Damkar DKI Jakarta: 3 Unit
• Pos Ceper: 1 Unit (5 Personel)
• Mako Pusat: 4 Unit (20 Personel)
Operasi pemadaman dipimpin langsung oleh Kabid KL, Bapak Andia, dan Kasi KL, Bapak Sarpa Wasesa. Setelah berjibaku selama kurang lebih enam jam, api akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 00:00 WIB.
Meski menghanguskan area yang cukup luas, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan sangat besar.
”Total estimasi kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 25 Miliar, mengingat objek yang terbakar adalah ruko tekstil dan perlengkapan dekorasi yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” tulis laporan resmi Regu 3 UPT Damkar Ciledug.
Hingga Senin dini hari, petugas telah kembali ke posko masing-masing setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa di lokasi (pendinginan). Pihak berwenang mengimbau warga untuk selalu mengecek instalasi listrik secara berkala guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
