Kota Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan resmi meluncurkan dua inovasi digital baru di sektor pendidikan, yaitu Aplikasi SIP PAUD PNF dan Aplikasi Cisadane.
Peluncuran ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, di sela-sela pembukaan ajang O2SN, FLS3N, dan GSI di Stadion Benteng Reborn, Senin (25/05/2026).
Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemkot Tangerang dalam mempercepat transformasi digital. Tujuannya adalah menghadirkan layanan pendidikan yang lebih modern, cepat, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
“Kami terus mendorong transformasi digital di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Teknologi dan prestasi harus tumbuh bersama agar generasi muda Kota Tangerang mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujar Sachrudin dalam sambutannya.
Kedua aplikasi yang diluncurkan itu memiliki fokus pelayanan yang berbeda namun saling terintegrasi untuk memodernisasikan dunia pendidikan di Kota Tangerang.
Aplikasi SIP PAUD PNF: Dihadirkan khusus untuk mendukung pengelolaan, pendataan, dan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta Pendidikan Non formal agar menjadi lebih efektif, akuntabel, dan terintegrasi.
Aplikasi Cisadane: Dikembangkan sebagai platform satu pintu untuk mempermudah masyarakat, orang tua, dan siswa dalam mengakses berbagai layanan informasi pendidikan secara digital.
Peluncuran dua aplikasi ini terasa spesial karena dilakukan di hadapan ribuan siswa-siswi tingkat SD dan SMP se-Kota Tangerang yang tengah bersiap mengikuti kompetisi O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional), FLS3N (Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional), dan GSI (Gala Siswa Indonesia).
Sachrudin menegaskan bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul di Kota Tangerang tidak boleh hanya terpaku pada nilai akademik di ruang kelas.
Penguatan karakter lewat kompetisi yang sehat dan dukungan infrastruktur teknologi yang adaptif harus berjalan beriringan.
Melalui Dinas Pendidikan, Pemkot Tangerang berharap kehadiran inovasi digital ini dapat menopang ekosistem pendidikan yang lebih maju dan berdaya saing tinggi.
“Teruslah semangat belajar, berkarya, dan berprestasi. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian dan jadilah generasi muda yang mampu membawa kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan Kota Tangerang,” pungkas Sachrudin di hadapan para atlet dan pelaku seni pelajar yang memadati stadion. (St)
